Sayap – sayap patah…

Kucoba kembangkan sayap patahku, tuk terbang tinggi lagi diangkasa… Melayang melukis langit, merangkai awan-awan mendung (Sayap patah, Dewa 19)

Archive for April, 2008

chatter bego

Posted by qultie on April 29, 2008

Halo, para lelaki di luar sana!

Masih yakin kalo mobil dan duit dan gadget yang situ punya bakalan bikin saya ngiler-ngiler darah dan bersikap lebih ramah? Asal tau aja, saya GAK BUTUH dan GAK PENGEN.

Hhhhhhh….kasian sekali kalian ini. Emang gak ngerti ya kalo buat perempuan sombong dan menyebalkan seperti saya, acara pamer-pamer najis kayak gitu justru bikin saya pengen muntah? Kalian gak tau kalo buat saya, bahkan berteman dengan enak pun butuh chemistry yang cukup, butuh sesuatu entah apa namanya yang bikin saya merasa nyaman dan betah ngobrol sama kalian?

Garing, gak nyambung, gak lucu, pamer ini itu. Tau gak, apa namanya? A BIG TURN-OFF.

Ke laut aja sana!

repost from Venus

Setujuuuuuuuu !! ^ Hip hip mode-on ^

Posted in Melukis langit... | Leave a Comment »

about The final answer

Posted by qultie on April 24, 2008

Haaaaa…. akhirnya hubungan tanpa kejelasan ini bisa kuakhiriiii !!!!!!!!! (wuuuuih)

hem… hampir setahun kali ya, maju mundur kyk ingus hihihihihihihihi….

dan 2 hari ni nampaknya Tuhan memberikan final answer padaku… setelah 3 bulan masa “maju mundur”

Bye bye abang, kamu nggak cukup gentle buat membuktikan ucapanmu sendiri.

So… the ending of this un-finished story is…. biarkan aq berjalan dgn hidupku sekrang, nggak usah kembali lagi… nggak usah membangunkan lagi cerita lama….

Well, the next plan is : I’m comiiiiiiiing Baliiiiiiiiiiiii !!!!! wait ya semua sudah terschedule… ticket pun dah di issued.

Heheheheh without you? me still eLti… eLti… eLti !!!!!

Ps.

“Tanda orang-orang munafik itu ada tiga keadaan. Pertama, apabila berkata-kata ia berdusta. Kedua, apabila berjanji ia mengingkari. Ketiga, apabila diberikan amanah (kepercayaan) ia mengkhianatinya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Posted in Melukis langit... | 1 Comment »

about Umroh

Posted by qultie on April 22, 2008

Obrolan ngalur ngidul semalem sm mamaku…

Kemaren ngobrol sm c mama, ngomongin soal tabung menabung, memang nggak pernah kepikiran tabungan bakal di jadiin apa, pas ngobrol2, dia bilang, eL knapa qt nggak umroh aja? qt berdua… klo nambah2 sm inflasi 3 thn lagi, palingan kan kamu tinggal nambah2 dikit… mmmm iya juga ya, nggak pernah kepikiran sebelumnya soal itu, soalnya mikirnya sih enakan langsung Haji, tpi kan pasti lama lagi tuh nabungnya… cm buat awal mumpung ada uang, kenapa nggak umroh aja dulu, daripada nunggu2 ngumpul biar cukup jadi Haji, klo’ nggak cukup2, tambah lama lagi kan? hihihihihihihihi

so berdoanya sekrang, Ya Tuhanku… dengarkan permohonan kami ya…. kabulkan klo’ thn 2011 qt bisa umroh (sukur2 bs lebih cepat), mohon dipanjangkan umur, diberkan kesehatan, diberikan rezeki yg banyaaaaaaaaak, sapa tau mimipi Haji duluan bisa kekabul :P

amiiin amiiin amiiiin

Posted in Melukis langit... | Leave a Comment »

about cinta…

Posted by qultie on April 18, 2008

Repost from NN

Cinta ibarat kupu-kupu. Makin kau kejar, makin ia menghindar. Tapi bila kau biarkan ia terbang, ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya.

Cinta bisa membahagiakanmu tapi sering pula ia menyakiti, tapi cinta itu hanya istimewa apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerima.

Jadi tenang2 saja, jangan ter-buru2 dan pilihlah yang terbaik.

Kepada sahabat2ku yang ………… RAGU-RAGU DENGAN PERNIKAHAN

Cinta bukannya perkara menjadi “orang sempurna”- nya seseorang. Justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantumu menjadikan dirimu menjadi se-sempurnanya.

Kepada sahabat2ku yang …………TIPE PLAYBOY/PLAYGIRL.

Jangan katakan “Aku ci! nta padamu” bila kau tidak benar2 peduli. Jangan bicarakan soal perasaan2 bila itu tidak benar2x ada. Jangan kau sentuh hidup seseorang bila kau berniat mematahkan hati. Jangan menatap ke dalam mata bila apa yang kau kerjakan cuma berbohong. Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau tidak berniat sama sekali ‘tuk menerimanya saat ia terjatuh………

Kepada sahabat2ku yang …………SUDAH MENIKAH

Kalau Cinta jangan katakan “Ini salahmu!”, tapi “Maafkan aku, ya?”
Bukan “Kau dimana!”, melainkan “Aku disini, kenapa?” Bukan “Kok bisa sih kau begitu!” tapi “Aku ngerti.” Dan juga bukan “Coba, seandainya kau…” akan tetapi “Terima kasih ya, kau begitu…..”

Kepada sahabat2ku yang …………BERTUNANGAN

TolAk ukur saling mencocoki bukanlah berapa lamanya waktu yang kalian habiskan bersama, melainkan untuk berapa saling baiknya anda berdua.

Kepada sahabat2ku yang …………PATAH HATI

Sakit patah hati bertahan selama kau menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya. Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya.

Kepada sahabat2ku yang …………BELUM PERNAH JATUH CINTA.

Bagaimana kalau jatuh cinta: Mau jatuh jatuhlah tapi jangan sampai terjerumus, tetaplah konsisten tapi jangan terlalu “ngotot”, berbagilah dan jangan sekali2 tidak fair, berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut, siap2lah untuk terluka dan menderita, tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu itu.

Kepada sahabat2ku yang …………INGIN MENGUASAI.

Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan orang lain, tapi akan lebih sakit lagi mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata tidak bahagia denganmu.

Kepada sahabat2ku yang …………TAKUT MENGAKUI.

Cinta menyakitkan bila anda putuskan hubungan dengan seseorang. Itu malah lebih sakit lagi bila seseorang memutuskan hubungan denganmu. Tapi cinta paling menyakitkan bila orang yang kau cintai samasekali tidak mengetahui perasaanmu [terhadapnya].

Kepada sahabat2ku yang …………MASIH BERTAHAN MENCINTAI SEORANG YANG SUDAH PERGI .

Hal menyedihkan dalam hidup ialah bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta, hanya kemudian pada akhirnya menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu dan kau telah menyiakan ber-tahun2 untuk seseorang
yang tidak layak. Kalau sekarangpun ia sudah tak layak, 10 tahun dari sekarangpun ia juga tak akan layak.
Biarkan dia pergi, lupakan…….

NB : Apakah ada yg mau msh main2 dgn CINTA?…

Posted in Bahan renungan | Leave a Comment »

Make it real, or take it all away….

Posted by qultie on April 4, 2008

Don’t say you love me,
Unless forever…

Don’t tell me you need me,
If you’re not gonna stay…

Don’t give me this feeling,
I’ll only believe it…

Make it real or take it all away

Posted in Melukis langit... | Leave a Comment »

about Pendapatku soal poligami…

Posted by qultie on April 3, 2008

Paling gerah klo’ dah dengar omongan ini, kenapa lelaki harus berpoligami?

yah, sunah nabi… rosul pun melakukan hal yg sama, tpi rasanya rosul melakukan hal itu ada alasan yg kuat, bukan seperti laki2 jaman sekrang yg cm untuk memuaskan nafsunya aja…

sorry klo’ aq ngomong gitu, itu pendapatku… coba kalau memang tulus mengikuti sunah nabi, kenapa perempuan baru yg diambil “biasanya” lebih muda, lebih cantik?

dan pada saat lelaki itu berhubungan dgn perempuan ke-3 ini, pasti tidak diketahui oleh istri pertama, bukannya ini perselingkuhan? bukannya ini dosa?barusan aq chating sm seseorang ngomongin soal poligami, dia berniat kawin lagi… saya tanya lasannya dia bilang, karena sayang… Heran…

ini kah yg disebut mengikuti sunah nabi?

bukan bermaksud menjudge laki2, tpi coba.. pernahkah terpikir di benak mereka apabila mereka berada diposisi perempuan ? apa yg mereka rasa kalau tiba2 suaminya membawa perempuan lain masuk dalam kehidupan mereka?

kadang ada perempuan yg tidak bisa menolak, karena keinginan suami adalah surga. dan sbg istri yg soleh harus mengikuti kata suami, ada jg yg tidak dapat menolak dikarenakan materi, tidak punya daya dan upaya apabila dia memintacerai, belum lagi urusan anak.

Kawan ku tadi bilang, jodoh itu dah ada yg ngatur dulu pun calon dia ini sm seperti aq nggak setuju soal poligami, tpi sekrang dia setuju…

aq bilang hidup itu pilihan, kalupun itu pilihan dia ya itulah… tpi menurutku kita masih bisa menolak untuk mencari yg lain, masih bisa memilih untuk tidak menjadi orang kedua.

Ada satu pertanyaan ku, di poligami itu takdir atau pilihan?

terpikir olehku bahwa poligami terjadi karena perempuan, benar kalau yg dibilang perempuan itu adalah salah satu dari pengganggu..

Saya perempuan, tpi saya juga tidak menolak istilah itu.

ada satu cerita, yg intinya akan terjadi poligami, tpi perempuan ini menolak setelah tau mau di poligami, dan akhirnya lelaki nya menjauh dan hidup lelaki kembali dgn istri pertamanya, see… perempuan masih bisa menolak… masih bisa mempertahankan keutuhan keluarga orang lain, coba saja kalau dia meng-iyakan… pasti poligami akan terjadi….

buatku… rasa sayang antara suami dan istri dlm rumah tangga itu cm 1, bukan untuk di bagi… kalaupun mau berbagi, sudah siapkan anda untuk di bagi juga? saya bukan menuntut emansipasi yg “menggelikan”… saya cm berpendapat, siapkah anda apabila berada diposisi terbalik?

Sebagai Renungan ……

Istri Untuk Suamiku

Mumpung masih hangat, saya punya kisah nyata pribadi tentang poligami. Siapapun yang beragama Islam pasti pernah mengkaji tentang bab poligami. Suatu hal yang diceritakan dalam Al-Quran yang tidak populer di masa kini.Pendukung dan penentang saling menggunakan ayat dan hadis untuk membela pendapatnya.

Suatu hari istri saya bertanya tentang poligami, mengikuti naluri laki-laki saya dengan semangat menjawab dengan cuek sok wise: ” Kan dicontohkan Nabi, masak saya menentang sih“.

Istripun menjawab,”Kamu tau di Al-Quran diijinkan 2,3, atau 4 kalau mampu berbuat adil, hari gini …………… siapa yang mampu berbuat adil, itu ayat buat Nabi, karena Nabi mampu berbuat adil.

Lho, ngga ada keterangan buat Nabi saja,”saya mendebat. “Nabikan uswatun hasanah, suri teladan yang harus diikuti dari A sampai Z, kalau semua orang bilang itukan buat Nabi, susah ngajak orang berbuat kebenaran, ngelesnya, itukan buat Nabi, sholat malam buat Nabi, puasa buat Nabi; kamu mau aku beralasan kaya gitu,”jawab saya ketus.

Istripun terdiam sambil cemberut. Kalau debat ngarang saya jagonya.

Jadi kamu suatu saat akan 2 in aku ya suatu saat nanti?”tanya istri saya memelas.

Saya kaget juga. “Wah, aku ngga tahu apa yang terjadi di depan,” kata saya sekenanya, dan membuat istri saya tambah sedih. “Ya udah deh kalau kamu mau nikah lagi, aku ikhlas, tapi aku ngga rela diduain, alias minta dikembalikan ke orang tua.”

Wuaaaaah…. kok jadi ribet urusannya, sedang diskusi agama kok buntutnya jadi sedih. Sepingin-penginnya poligami, juga kalau disodori pilihan kaya gitu jadi ngga tega.

Kok, kesitu sih larinya, aku cuma bilang ngga bisa prediksi ke depannya. Sahabat Nabi, tabi’in juga mayoritas berpoligami, apa aku mau nglebihin mereka dengan ilmu agama yang cetek begini?!

Ya sudah intinya aku ngga menentang poligami karena ayatnya jelas, dan ngga bisa poligami karena sudah pilih istri yang ngga mau dipoligamiin (istilah mana nih)”.

Sekarang yang adil begini saja, aku akan poligami kalau kamu yang minta, dan kamu yang milihin orangnya, setuju ?.”

Dan istri sayapun menyatakan setuju.

Suatu hari istri saya tiba-tiba nyeletuk. “Bi, (istri saya panggil saya abi, ayah dlm bahasa arab), aku mau nawarin kamu calon istri“.

Gubrakkkk!!! ! lagi santai-santai disamber geledek. Antara nafsu, harapan, curiga, penasaran…

Hmmm…yang bener..”, dengan muka yang ngga terlalu excited, sambil pura-pura baca buku.
Iya bener,”kata istri saya.

Kamu serius?” tanya saya lagi sambil meletakkan buku.
Serius !”
Kamu janji yah melakukannya karena Allah,”
Ya jelas lah, masa karena yang lain“, (sambil sok bijaksana tapi penasaran)
Bukan karena nafsu?”tanyanya lagi.
Ya jelass, yang milihin saja kamu, gimana mau nafsu?” jawab saya sok ngga pake napsu.
Memangnya siapa?’ tanya saya penasaran.
Itu Mak Ijah (nama samaran),”kata istri saya kalem.
“@#$@!????!! sssjggggeerrrrrr !!!!!”, (Mak Ijah seorang nenek berusia sekitar 70 tahun tetangga kampung yang sering berkunjung ke rumah kami untuk menawarkan hasil kebun)

Saat itu juga nafsu saya terasa terlempar ke langit ke 7. Karena Allah sih karena Allah …
70 tahun mau diapain…yang ada saya terkena alzeimer, penuaan dini dan impotensi dini, dalam hati saya menggerutu.

Saya terdiam cukup lama, dan istri saya tertawa terpingkal-pingkal melihat ekspresi saya.

Hua..ha..ha ha..aaaaaaaaaa. …dikerjain,

70 tahun terbayang Mak Ijah yang dekil dan bau khas wanita desa pekerja keras, yang kadang-kadang terlihat belekan.
Gembel………keimanan saya tidak teruji, saya tidak sanggup menikahi seorang nenek usia 70 tahun dengan lillahita’ala.

Ternyata keinginan poligami saya ngga ikhlas, masih ada nafsu, ya itu buktinya……
disodori ce jadul 70 tahun segera hilang semangat poligami.

Sambil terpaku..anak saya tiba-tiba mendekat, “Abi bikinin origami lagi dong…....”

Yah ngga jadi poligami malah bikin origami.

Posted in Melukis langit... | 2 Comments »