Sayap – sayap patah…

Kucoba kembangkan sayap patahku, tuk terbang tinggi lagi diangkasa… Melayang melukis langit, merangkai awan-awan mendung (Sayap patah, Dewa 19)

Archive for May, 2008

Resep Kue Cinta

Posted by qultie on May 30, 2008

Bahan :

1 lelaki sehat

1 perempuan sehat

100% komitmen

2 pasang restu orang tua

1 botol kasih sayang murni

Bumbu :

1 potong besar humor

25gr rekreasi

1 bungkus doa

2 sdt saling menelepon

5 kali ibadah/hari

(semuanya diaduk hingga rata dan mengembang)

Cara Memasak :

1. laki-laki dan perempuan dicuci bersih, buang semua masa lalunya sehingga tersisa niat yang murni.

2. siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitment dan restu orang tua secara merata

3. masukan niat yang murni kedalam loyang dan panggang dengan api merata sekitar 30 menit di depan penghulu

4. biarkan didalam loyang tadi dan sirami dengan bumbunya

5. kue siap di nikmati

Tips Memasak :

1. Pilih laki-laki dan perempuan yang benar-benar matang dan seimbang

2. Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat mempengaruhi kelezatannya (sebaiknya dibeli di toserba TEMPAT IBADAH, walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin)

3. Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena walaupun modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.

4. gunakan kasih sayang cap “DAKWAH” yang telah mendapatkan penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.

Catatan :

Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidip dan paling enak dinikmati dalam keadaan hangat. Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapa potong doa, kemudian dihangatkan lagi dalam oven “Tempat Ibadah”. Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon-teleponan bila berjauhan.

Selamat mencoba, dijamin semuanya HALAL !!

Posted in Bahan renungan | 1 Comment »

Tentang kerinduan…

Posted by qultie on May 29, 2008

Aku teringat kamu…

Teringat kita….

Teringat jalan yang pernah kita lalui…..

Teringat genggaman tanganmu…

Teringat bisikanmu….

Teringat tatapan matamu….

teringat rayuan gombalmu….

AKU TERINGAT SEMUA TENTANGMU !!!!!

(boleh kah??)

*Dari aku yang pernah, dan berharap dapat melupakanmu ^-^

Posted in Melukis langit... | Leave a Comment »

about Ltie’s cookies

Posted by qultie on May 26, 2008

Horaaaaay, akhirnya terpikir juga untuk meng-launching bisnis kecil2an yg sudah lama dilakukan oleh ku and my mom.

My mom is the Best buat ngebikin berbagai macam kue or masakan, dan dah lama kita bergerak di usaha ini sayangnya kita tidak menjalaninya dengan serius, karena waktu dan tenaga yg sangat kurang. apalagi dah 2 tahun terakhir ini mom dah mulai sering cape semenjak didiagnosa dokter terkena diabetes.

Ingin sih meneruskan usaha mom ini, cm saya jg terbentur dgn waktu kerja. So buat sekarang ini, kita cm membuka pesanan di nasi kotak, kue2, dan Tart Ulang tahun.

Dulu sih sempet bergerilya dari kampus k kampus untuk usaha catering OSPEK yg jumlahnya bisa buat ngurusin makan buat 1000 orang/hari, Institute Tekhnologi Bandung, STIE YPKP dan IAI LPKIA yg pernah menggunakan jasa kami. tpi ya itu dia dah 2 tahun ini kita nggak nerima lagi orderan2 itu karena kondisi my mom yg dah nggak memungkinkan.

Untuk sekrang ini, saya akan meghidupkan kembali usaha ini, tpi baru terbatas di kue-kuenya saja, cos kali ini saya ikut ambil andil dalam memasaknya… (ehem, baru belajar tpi ditanggung enak !! :P )

Arsip masakan2 ini saya nggak punya, tpi saya berhasil menyimpan kue TART yg baru saja kami buat untuk acara ULTAH.

Kue TART Ultah tersebut ukurannya kurang lebih : 40 x 80 cm, kuenya adalah lapis malang (3 lapis), untuk selainya ada 3 pilihan, selai strawbery, bluebarry or nenas.

harganya Rp. 400,000.- themanya bisa request, dan untuk pemesanan minimal seminggu sebelum hari H.

Untuk pemesanan bisa hubungi saya, PM di email aja tp  cm untuk daerah Bandung aja ya ^-^

Ps. Lebaran tahun ini kami berencana untuk meng-aktifkan kembali pemesanan kue-kue kering.

Posted in Ltie's Cookies | Leave a Comment »

about isi tas-ku

Posted by qultie on May 24, 2008

Terinspired dari blognya henzki lucu jg nampilin perlengkapan perang yg selalu di bawa setiap hari di blog, bukan bermaksud narsis or show off, ini cm buat lucu2an aja (hehe saya kesannya nggak pede banget)

Nine west brown bag, yg dah 3 bulan terakhir ini selalu saya bawa adalah my birthday present dari my honey bunny bun bun he he , I love this huge bag cos can bring everything. dan pastinya teringat selalu soal dia *ha ha

Kantong merah guess itu jg pemberian dari orang prod di tempat kerja saya dulu waktu lagi produksi guess jeans, tau umurnya dah berapa lama? 8 tahun! I love this red pouch also cos seems like kantong ajaib, bisa masukin berbagai macam woman stuff yang isinya : Bedak, 2 bh lipstick, eye shadow, eye brow, blush on dn kuasnya, parfum, tisyu, dan hand body lotion yg dah dipindahin ke kemasan yg lebih kecil.

Tempat kaca mata didalemnya ada kotak softlense dan pembersihnya, ini buat jaga2 klo’ softlense ku bermasalah, tpi klo’ kerja sih jarang banget pk softlense soalnya lebih pusing klo’ ngeliat komputer pk softlense

MP3 Sony bean pink buat dengerin musik klo’ di motor or di kantor. (ntah kenapa komputer saya di kantor nggak bisa di pasangin speaker, error terus – ya sut lah tak pa masih byk jalan menuju roma buat ngedengrin musik ^-^)

HP Sony erricson P1i , soal HP saya sebenernya bukan penggemar gadget dan saya termasuk jarang ganti2 HP (klo’ nggak bermasalah nggak akan diganti sep jatuh or kecemplung hiks) dah pakai HP ini for 1 year ngegantiin Razor V3- ku yg rusak LCDnya cos sering jatuh (hiks cerobohnya saya)

Tempat obat, isinya : Vitamin, kadang supplement, bulan lalu sempet sakit karena terlalu cape hehehe cape apa ya?

Kotak item putih, itu tuh kalkulator mini dikasih sm ko Adam di kantor buat ngitung2 belanja di pasar, biar nggak tekor katanya Haha

Dompet item guess, ini jg barang lama yg saya punya, barang mahal pertama yg saya beli dari hasil dari gaji pertama kerja hehehe tpi worthed kan? Dah 8 tahun kulitnya masih bagus, sempet 2 kali beli dompet buat ngegantiin ini tpi ntah kenapa dompet ini yg paling pas buat saya. Isinya? Standart isi dompet : Uang cash, beberapa mata uang asing pemberian dari hasil meng-guide turis yg sengaja nggak saya tuker buat kenang2an, sim A+C, kartu ATM, STNK motor dan buku kecil surat yasin pemberian ibu saya sepulangnya dari Mekah.

Tempat document bening, isinya : Buku tabungan, kartu nama, jadwal kereta api/travel, promo2, bon belanja, dan…. (psssst… roti bakar-ny cewe ^-^)

Tisyu basah, harus selalu di bawa biar badan selalu kerasa Fresh setiap saat dan pembersih urgent pengganti air.

Tempat kartu nama LV, Isinya berbagai macam kartu mulai dari : kartu discount, kartu berobat, kartu kredit, kartu anggota fitness, kartu NPWP, kartu asuransi, pas photo sampe materai.

Permen Impact-sugar free, enak rasanya nggak terlalu pedes tpi yg paling penting sih sugar freenya itu, selain ini saya juga suka xilitol bubble gum.

Flash Disk, kunci ruangan kantor, dan kunci meja kantor. Thank’s God kunci ini nggak pernah ketinggalan, klo’ sampe kejadian bisa teu pararuguh kerja seharian.

Agenda Item Loreal, Isinya sebenernya nggak ada apa2 cm mmg kebiasaan dari jaman sekolah dulu harus bawa agenda buat nulis2.

Kertas minyak clean & clear, oke loh kertas minyak ini mengilangkan minyak di muka dgn cepat tanpa meninggalkan jerawat di kemudian hari (promosi buanget hihihi).

Pouch jaring, isinya : charger , hands free, connected cable for my P1i, connected cable for MP3 dan key BCA (lupa di foto, ketinggalan hehe)

Tambahan lainnya sih 1 botol air mineral ukuran kecil, tpi klo’ yg ini dibawa klo’ bukan lg mo k kantor.

Actually saya termasuk orang yg setia sm barang2 pribadi yg saya miliki, jadi rata2 mmg barang yg saya punya adalah barang2 jadul yg tetep awet sampe sekrang, and… masih normal kan perlengkapan saya ini untuk ukuran cewe? ^-^


Posted in Melukis langit... | Leave a Comment »

about note #1

Posted by qultie on May 19, 2008

We were as one babe, For a moment in time, And it seemed everlasting, That you would always be mine
Now you want to be free, So I’ll let you fly, ‘Cause I know in my heart babe
Our love will never die no

You’ll always be a part of me, I’m part of your indefinitely. Boy don’t you know you can’t escape me
Ooh darling ’cause you’ll always be my baby
And we’ll linger on, Time can’t erase a feeling this strong, No way you’re ever gonna shake me
Oh darling ’cause you’ll always be my baby

I ain’t gonna cry no, And i won’t beg you to stay, If you’re determined to leave boy, I will not stand in your way
But inevitably, you’ll be back again, ‘Cause you know in your heart babe, Our love will never end no, no

I know that you’ll be back boy, When your days and your nights get a little bit colder oh
I know that you’ll be right back baby, Oh baby believe me it’s only a matter of time

Ps. And I’ll never let you do the same fool to me…

Posted in Melukis langit... | Leave a Comment »

about Jalan-jalan di Bali in 5 days

Posted by qultie on May 15, 2008

Akhirnya, setelah 2 tahun terakhir berencana pergi ke Bali, kesampaian juga di bulan Mei 2008 ini saya berangkat with my mom, and in this part saya ingin berbagi sedikit soal pengalaman saya selama di sana in 5 days, terinspirasi dari blognya mas ikman yg banyak ngebantu saya mencari alternatif pertimbangan untuk perjalanan ini, sekalian juga buat jeung im-im, biar I nggak usah ngegosip di telp and ngehabisin pulsa buat nyeritain this journey he he he (pengeretan gue ^-^)

eh iya, jgn muntah ya… ngelihat ke “bancian kamera ku” di blog ini, xixixixi niatku tulus, mengajak kalian yg ngeliat mupeng pengen ke Bali :P dan maaf jg sm kwalitas fotoku yg kurang bagus, hal ini dikarenakan I’m new with the camera, maklum pinajaman punya adik, alhasil masih gaptek sm set-up pencahayaannya :(

Liburan ini, mmg tidak terencana, even sebelumnya saya selalu ngomong, kapan ya bisa k Bali? dah segede gini lom pernah sekalipun menginjakan kaki di pulau ini., malah sebulan sebelumnya sudah berencana terlebih dahulu untuk perjalanan ke pulau lain yg sdh tersusun matang malah harus terkubur dalam seiring dgn ke “pengecutan” seseorang *LOL (I’ll forgive you already, setiap hal pasti ada hikmahnya, dan Allah sudah menyusunnya dgn sangat baik buat umatnya )

So tanpa byk berpikir, 2 minggu sebelumnya nggak sengaja browsing2 di Airasia , saya menemukan tiket PP JKT-DPS yg nggak terlalu mahal, dan terbooked-lah 2 tiket untuk ibu dan saya dari tgl 9 sampai dgn 13 mei 2008.

Hal kedua yg saya lakukan adalah, browsing beberapa hotel yg terlihat nyaman untuk ditempati oleh orang tua, tanpa menguras tabungan hehehehe, Thanks to Lidya yg dah recommended 1 travel di Stasiun Bandung namanya : Kaha travel telp 022-4260344/4260376, Saya dapet hotel bernama :

Fourteen Roses, Alamatnya di Jl. Legian No. 163 dengan rate Rp. 145,000.-/malam (AC + Breakfast)

Sebelumnya saya sempat menelephone beberapa hotel yg direkomendasikan dari berbagai blog siapa tau bisa jadi bahan pertimbangan :

Hotel New Arena, Jl. Kuta – Popies lane I Telp 0361-752974 (AC, rate Rp. 300,000.-)

LA-Inn Jl. Kuta – Popies lane I Telp 0361-752974 (AC, rate Rp. 100,000 + 16%)

Hotel Ayu Beach Inn – Jl. Kuta Telp. 0361-752091 (AC, rate Rp. 200,000.-)

Pesona Beach Inn – Jl. Kuta – Poppies lane Telp. 0361-765778 (AC, rate Rp. 130,000.-) Full boked !!

Referensi untuk alamat-alamat hotel di Bali, disini.

——————–

1st day (Jum’at, 09 Mei 2008)

Berangkat dari Bandung ke Bandara Soekarno-Hatta jam 4 subuh dgn bis Primajasa (cost masih Rp. 60,000.-/orang), Flight kita sebenarnya jam 10.30 wib yg kemudian diundur menjadi 11.30wib, mengingat hari sebelumya jalan menuju bandara banjir dan tidak bisa dilalui makanya kita mengambil jadwal lebih pagi buat ngehindari keterlambatan.

Alhamdulilah even kita nyampe lebih awal semuanya lancar, dan waktu menunggu selama 5 jam dihabiskan dgn mengobrol di “dunia khayal” with my mom. (ini mmg kebiasaan kita be-2 klo’ lg error hahaha)

Sampai di Bali jam 3 sore, ambil taxi menuju legian, voucher taxi dari airport k Legian Rp. 50.000,- / Kuta Rp.40,000.- yg lainnya saya nggak inget, sebenarnya klo’ mau lebih murah +/- Rp.30,000 sampai Legian, tpi harus jalan dulu keluar bandara dan kamudian menggunakan taxi publik, klo’ buat anak muda rasanya nggak masalah berjalan sejauh itu tapi karena pertimbangan orang tua makanya saya langsung mengambil voucher taxi bandara.

Kita sempet ketemu sm Oscar lawalata dn ibunya Reggy, hehehe agak sedikit norak sih, my mom langsung aja ngajakin ngobrol, dan good news buat banci kamera seperti saya dan ibu jadilah 2 foto, me with Oscar dan mom with Reggy Lawalata.

Susana Hotel Fourteen Rosess, Jl. Legian no. 163

Setelah istirahat sebentar kita langsung jalan2 di daerah legian, hotel ini cm berjarak +/- 100 m ke arah monument bom bali.. sekalian mau nyari sendal jepit juga buat jalan-jalan

Selanjutnya kita berjalan menuju pantai kuta melalui Jln. Poppies 2, di pinggir jalan ini byk tempat2 yg menawarkan guide tour, cinderamata, toko perak, baju de el el., klo’ soal harga mmg di Bali itu harus tebal muka dlm hal menawar, sempet takut-takut jg sih menawar lebih dari ½ harga, tapi waktu baca dari blognya mas ikman, nekat juga kita menawar habis barang2 disitu, akhirnya perburuan pertama diawali dgn 2 sendal jepit bali manik2 dgn harga Rp. 20.000/pasang, celana surfing Rp. 20,000.- dan kaos barong seharga Rp. 15.000.

Sampai di Jaln Kuta, kita langsung nyari tempat makan dan mencoba Kuta sea side food court, bertempat tepat di depan pantai kuta tidak jauh dari McDonal kuta. Agak shock jg dgn harga makanan disini, tapi namanya jg liburan soal makanan harus menjadi resiko besar baik dlm soal harga dan rasa. Kita mencoba 1 food court seafood (lupa nama kiosnya) kita pesan 1 gurame bakar, 1 plecing kangkung, 2 nasi putih, 2 air mineral, 1 es teller seharga Rp. 96.000,-

Selesai makan saya menghampiri stand2 yg menawarkan tour2 selama di Bali, dan saya membooking Rafting di Telaga waja untuk hari senin seharga Rp. 250,000.-/orang, sebenarnya harga rafting disini bervariasi, sebelumnya ada yg menawarkan 230rb, berhubung saya sendiri, saya membookingnya di tempat yg agak ramai dgn pertimbangan orang2 yg mendaftar disana pun akan ramai (padahal sih sama aja).

Klo mau gampang sebenarnya rate yg di kasih sm bli made www.balinejani.com kehitung murah , tpi karena mang ini liburan yg tidak terencana, saya jadinya agak2 kalap jg dlm menentukan harga or service selama di sana dan akhirnya main comot aja.

——————–

2nd day (Sabtu, 10 Mei 2008)

Sebelum k Bali, pada saat browsing di blognya mas ikman, saya menemukan kontak person seorang guide tour, namanya Made 0818359905, dan saya putuskan untuk menghubungi beliau dalm hal membantu transport saya di Bali, so saya booked untuk 2 hari dgn jadwal sbb :

Hari pertama (Tanjung benoa – Pasar sukowati – Celuk – Sangeh – Bedugul – Taman ayun – Tanah lot)

Hari kedua (Gua gajah – Kintamani – Tampak siring – Pura besakih – Kertagosa – Ubud)

Soal harga, coba sms k beliau, silahkan mangadu nasip dgn menawar harga yg di berikan olehnya hehehehe

Tanjung benoa – Pasar sukowati – Celuk – Sangeh – Bedugul – Taman ayun – Tanah lot

Tanjung benoa (water sport)

Disini berbagai permainan air byk ditawarkan, mulai dari banana boat, jetski, parasailing snorkeling, flying fish, water sky dll, berhubung saya cm sendiri, saya cuma nyobain parasailing, harga yg ditawarkan publishnya sih Rp. 90,000.- lagi-lagi kita harus menawar, tpi prinsip disana adalah, makin byk orang yg ikut maka makin murahlah harganya. Jujur sih nggak puas banget, rasanya cm sebentar, cm ½ putaran. tpi ya mungkin mmg dah standart permainannya mmg segitu.

Pasar sukowati

Naah disini nih, tempat beradu urat dgn para pedagang yg paling dasyat, klo’ nggak pinter nawar, mendingan jgn langsung nawar deh, liat dulu situasi or ngintip2 pembicaraan orang soal harga yg didapet, saya sih nggak tau apa barang yg saya dapet mang murah or nggak, tpi puas juga dgn hasil tawaran saya.

Tas anyaman besar Rp. 20.000,-, Baju barong Rp. 15,000.-, Frame foto bahan daun kering titipan adik ukuran A3 Rp. 5,000.-, Kain/ selendang bali Rp. 15.000,-, Kaos Bali putih sablon Rp. 15,000.-, Celana pendek model surfer or bunga2 gitu Rp. 15,000.-, Daster barong model 1 pcs or 2 pcs Rp. 20.000,-

Bed cover harga mulai dari Rp.30.000 sd 50.000 (yg ini saya nggak beli cos nggak minat dan nggak tau gmana cara bawanya)

And believe or not semua harga yg saya sebutkan dibuka dgn harga 4 kali lipat dari para pedagang.

Celuk

Saya ini penggemar kerajinan perak dari semua daerah di Indonesia, setiap ada teman or saudara yg pergi pasti sdh tau oleh2 buat saya yaitu Perak, nggak mungkin dong saya lewatkan kesempatan buat membawa 1 kenang2an perak dari Bali yg saya bawa sendiri, wuiiiiiiiiih ngiler banget ngeliat perak2 disana yg bagus bagus, ehem dgn harga yg bikin ngebelinger juga he he he….

So di celuk ini saya cm beli 1 cincin seharga Rp. 185.000,- dari harga publish buat para bule Rp. 980.000,-, dan mencuci perak2 saya yg sdh agak buram dgn ongkos seiklasnya. (maunya sih ngeborong semua, tpi bisa nggak pulang k Bandung karena kehabisan ongkos hahahaha

Sangeh

Klo’ nggak salah masuk ke tempat ini dicharge Rp. 7,500/orang. Didalamnya kita akan langsung ditemani oleh seorang guide setempat yg akan menerangkan semua sejarah pura dan monyet2 disini, nggak usah takut menghadapi monyet2 disini, intinya kita jgn mencoba memegang mereka klo’ nggak mau diserbu. So just calm down, walk straight, listen to the guide and take same picture :P

Dari sangeh perjalanan dilanjutkan k Bedugul, sambil nyari makan siang kita mampir disebuah tempat makan yg judulnya “warung bali” tempatnya merupakan tempat pemancingan ikan, makanan disini murah dan enaaaaaak banget, dan saya rasa ini cm 1 tempat yg saya bilang paling enak selama saya di Bali.

Dgn uang Rp. 65.000 untuk bertiga (me, mom and dewa-driver, kita memesan. 1 porsi sup ikan + nasi + plecing kangkung + jus nenas, 1 porsi gurame goring + nasi + plecing kangkung + the botel, dan nasi goring + teh botol.

Sup ikannya, mantaaaaab, klo’ kata pak bondan mak nyooos

Bedugul

It’s one of the beautiful that I ever visit in Bali, udaranya pemandangannya, puranya… Indaaaaaaaah banget. Tiket masuk disini Rp. 7,500/orang + parkir Rp. 2,000.-

Pura Taman Ayun

Kita nggak sempet masuk kedalem, cm berfoto ria didepan pintu masuk, karena hari sudah menjelang sore, dan kita mengejar sunset di tanah lot. Tiket masuknya – nggak liat

Tanah lot

Sunset di tanah lot memang indah, baru kali ini saya melihat langit berubah warna dgn begitu indahnya…. Subahannalah… Tiket masuk – Rp. 7,500/orang + parkir rp. 5,000

Perjalanan untuk hari pertama di akhiri di tanah lot, sebenarnya berat hati buat kita ninggalin susana di tanah lot ini, ya Allah indah niaaaan hasil ciptaanmu

Pulang dari sana, sempet ingin mencoba warung made di Kuta street yg terkenal itu, tpi ngeliat rame banget orang yg antri, akhirnya kita memutuskan untuk kembali makan di Kuta sea side food court. Kali ini kita memesan makanan di salah satu food court bernama “mie makassar” kita memesan : 2 porsi mie goreng seafood, 1 porsi nasi goreng dan 2 botol air mineral (the driver dewa yg terus2an milih nasi goreng, dipaksa buat mesen yg lain, tetep nasi goreng maniac, me and my mom thingking, apa nggak panas perut ni orang ntar malam hehehehe)

Keluar dari situ sempet nemuin tukang kebab dan saya nyobain 1 kebab spesial seharga Rp. 12,000.- ditambah lama dan daging kambingnya yg yg cm seucrit hihihihihihi (ampun dah, klo di Bandung dah pada kabur orang yg mo beli).

Hari ini semua berjalan indah, byk ngobrol soal Bali dgn driver kita – Bli Dewa, bukan ibuku namanya klo’ nggak cerewet ngobrolin macem2. (thank you ya Bli De’ the journey for today was so fun and very amazing)

——————–

3rd day (minggu, 11 May 2008)

Gua gajah – Kintamani – Tampak siring – Pura besakih – Kertagosa – Ubud

Gua gajah

Jangan lupa membawa sarung klo’ mau mengunjungi tampat ini atau kalau tidak gunakan celana/rok yg dibawah lutut, tpi klo’ nggak punya mereka akan meminjamkan sarung dgn cuma-cuma. Disini, saya tidak meng-eksplore semua tempat, cos masuknya menyusuri tangga yg panjaaang banget, my mom give up di awal perjalnan, sempet cuci muka juga di salah satu 7 mata air yg ada disana, hehehehe disuruh guidenya cuci muka ikut2 aja :P soalnya buat muslim seperti saya musrik apabila saya mempercaya berkah yg akan di berikan apabila saya mencuci muka di tempat itu.

Tiket masuk : Rp. 6,000.- + parkir Rp. 5,000.-

Kintamani

Klo’ di Bandung, kintamani ini bisa dibilang, lembang or puncak dataran tinggi diatas danau batur, pemandangannya indaaah bangeeeeet, kita mampir untuk makan siang di sebuah resto all you can eat, saya nggak ngerti harga per paxnya, cos menurut driver saya harganya Rp. 75,000/pax, dan biasanya klo’ makan disitu driver akan memisahkan diri karena dapet compliment dari resto tersebut, tpi my mom and me doesn’t allowed Agung (our 2nd driver) buat makan di tempat terpisah, dan tau berapa harga nya? 95.000 untuk bertiga!!, yg saya lihat dari bonnya driver saya mmg tidak di charge, cm 2 pax saja dgn harga 35rb, plus jus yg saya beli di buku menu Rp. 12,000.- menjadi Rp. 4,500.- ntah lah apa yg terjadi, cm saya anggap ini adalah keberuntungan kita hari ini.

Buat orang muslim seperti saya lebih baik jgn mencoba makan disini, cos di tempat ini salah satu standnya terdapat sate babi dan makanan yg ditawarkan pun, jujur buat penggemar kuliner seperti my mom and me, makanan disini sangaaaaaat jauh dari yg namanya mantab, klo’ dari skala 100, saya cm bisa kasih nilai 20. itupun cm untuk ketan-waluh dan pisang gorengnya saja. Yg lainnya? Mmmmm maaf, klo’ ngikut kt ibu saya “ nggak kepake” hehehehehe

Tapi karena dah terlanjur dan kita nggak tau selanjutny klo’ di resto ini ada sate Babi, so kita cm nyobain makanan sayur dan buah-buahan aja, lagipula perut jg rasanya nggak terlalu pengen makan ngeliat suasana di Bali yg serba Babi :(

Tampak Siring

Didalemnya ada istana presiden peninggalan Bung Karno, dan ada pancuran air yg dipercaya mempunyai khasiat menyembuhkan, disini juga kita harus mengenakan sarung dan pengikatnya. Saya nggak liat apakah ada tempat peminjaman sarung karena saya membawa sendiri, untuk tali pengikat ada tempat peminjamannya.

Ntah bener or nggak disini pun ada ceritanya, menurut driver yg nganterin kita salah satu faktor yg bikin Bung karno turun dari kursi kepresidenan adalah karena dia membangun instana presiden lebih tinggi posisinya dari pura-pura disana.

Pura besakih

Tempat ini merupakan pusat pura terbesar di Bali, untuk masuk ke sini kita diharuskan menggunakan kain sarung, dan pengikatnya… ada sedikit pengalaman yg kurang menyenangkan disini, mengenai sambutan dari masyarakatnya… agak aneh juga sih, di tempat yg indah seperti ini pengunjungnya bisa dibilang jauh lebih sedikit dibandingkan dgn tempat2 wisata yg sebelumnya saya kunjungi.

Untuk masuk kita dikenakan tiket 7,500/orang + parkir Rp. 5,000.-, di pintu masuk, kita akan dicegat lagi oleh sekumpulan pedagang yg menawarkan kain dan selendang pengikat, saya nggak bawa tali pengikat waktu itu, dan saya pikir tali itu gratis seperti di tempat lainnya, belakanngan saya di palak untuk membayar sewa tali itu sebesar 20rb/orang. Saya sempat kesal dan cm membayar 5rb/orang karena yg wajar aja cm tali seperti itu diharuskan membayar 20rb.

Dari situ ada 1 pos penjagaan lagi, mereka sempet bersitegang dgn Bli Agung driver kita yg merangkap jadi guide, karena disitu kita harus membayar lagi tambahan sukarela (sambil melotot) untuk guide local yg akan mengantarkan kita k sana, padahal sudah diterangkan bahwa Bli Agung yg akan mengantarkan kita, tapi para penjaga itu tidak mau malah menyuruh Bli Agung untuk diam di bawah tidak menemani kami, saya nggak mau ribut dgn mereka dan membayar 20ribu untuk uang sukarela tsb. Sesampainy di wilayah pura, kita akan di hampiri oleh anak2 kecil yg meminta-minta (ini pengemis2 pertama yg saya temui selama di Bali) jadi siapkan saja uang recehen untuk mereka karena di setiap 10 meter anda berjalan, para anak2 ini akan bergantian menghampiri anda.

Ubud

Sebenernya sepulang dari Pura Besakih kita berencana untuk mengunjungi Kertagosa, gedung peradilan peninggalan jaman dahulu, namun karena hujan deras dan kita sudah capek keliling keliling maka terlewatkanlah tujuan yg satu ini. (gpp lah toh kami sudah bertekad untuk kembali lagi k Bali suatu saat nanti)

Di Ubud ini sebenarnya masih ada satu tempat parawisata Monyet lagi, tapi Mom bener2 sudah give up buat berjalan kaki lagi, akhirnya kita di Ubud cm mencari Toko baju “Sama Sayang”, toko ini menjual baju bermotif Dewa Khirsna, Ganecha dll, ini pesanan adik saya yg kuliah di ITB dan sudah wanti-wanti kita harus berhasil membawa kaos Ganecha pesanannya (gubraks).

Kaos disini harganya rata-rata diatas Rp. 100,000.- Tapi memang gambar dan kuality bajunya yg bagus. kata orangnya sih baju-baju disini memang di tujukan untuk di eksport k manca negara, dan untuk Baju pesanan adik saya ini kita beli dengan harga Rp. 100,000.-/pc

Sepulang dari Ubud kita mencari makanan Soto Madura, so mampirlah kita ke Denpasar di daerah Jln, Teuku Umar. Disini sepertinya memang pusat jajanan, karena banyak toko-toko makanan.

Dan mampirlah kita di salah satu tempat soto Madura “Cak Udin” harga-nya standar untuk 3 orang ditambah Jus jeruk cuma Rp. 40,500.-. Tempat ini termasuk ramai di kunjungi cos selama kita makan disana orang yg datang silih berganti. Soal rasa? hem…. tiap orang beda selera kali ya, mungkin karena kita penggemar makanan yg lebih berbumbu, Soto ini rasanya agak sedikit kurang berbumbu

———————————-

4th day (senin 12 mei 2008)

Rafting di Telaga Waja

Jam 8.00 saya dijemput oleh pihak Rafting dgn menggunakan mobil L300, yg kemudian menjemput beberapa rekan lain. Rafting ini di jadwalkan dari jam 8.00 smpai dengan jam 15.00,- (include penjeputan, perjalanan menuju start point, dan pulang)

Frankly speaking,I’m very disspointed sm rafting disini, jujur saya bukan ahli rafting yg sering berkeliaran di sungai2 yg deras, saya cm pemula yg baru beberapa kali mencoba rafting di daerah jawa barat. Tpi, rafting disini, lebih bisa dibilang, rafting wisata, kita nggak usah mendayung pun boat-ny akan tetap berjalan indah mengaliri aliran suangi disini.

Dan ternyata yg memegang perusahaan Rafting disini nggak cm satu, salah satu nya yg terkenal adalah Sobek, tpi harga yg mereka tawarkan lebih mahal dari pada yg biasa, kebetulan service yg saya dapat dari perusahaan yg biasa, well saran saya sih sebelum membooked, tanyakan dulu nama perusahaan dan lokasi finish point-nya, karena setiap perusahaan ternyata tempatnya berbeda.

Bicara soal harga, ini pun bervariasi dan tergantung banyaknya peserta. Saya mendapat harga Rp. 250,000.- dgn fasilitas transport antar jemput, welcome drink berupa coffe/ tea, makan siang di finish poin, handuk, sabun dan sampo untuk membersihkan diri. Teman segrup saya mendapatkan harga Rp. 225,000/orang, itu pun karena mereka memsannya beramai-ramai 6 orang.

Di pintu masuk pada saat welcome drink, kita akan ditawari sendal khusus Rafting seharga Rp. 40,000.- saran saya sih lebih baik membawa sendal sendiri karena harga segitu dgn kwalitas sendal yg ditawarkan sangat tidak sebanding. Klo’ saya kebetulan mmg sudah prepare soal ini, so saya nggak membeli sendal di tempat ini.

Rafting di akhiri dgn melewati satu Dam setinggi 4 meter, di pemberhentian itu ada sebuah shower, dan tempat makan seadanya… satu hal yg saya sempet kecewa juga, di Bandung dgn harga segitu, kita sudah bisa mendapatkan fasilitas yg jauh lebih baik dari ini termasuk soal makannya, heem… ya tpi saya nggak mau coment soal makanan cos dah dibilang dari awal, sudah resiko klo’ yg namanya liburan soal makanan nikmatin aja.

Soal jalur Rafting ini, saya sempet sedikit curiga juga, dgn para instrukturnya, di awal mereka tidak byk memberikan instruksi2, cm instruksi seadanya saja, sempet terpikir, kenapa ya jauh sekali dgn pengalaman rafting pertama saya di pangalengan dimana para instrukturnya sangat concern…

Belakangan saya tau ternyata memang karena aliran sungainya dan jeramnya yg tidak begitu menantang.

Tiba di hotel jam 3 saya langsung menjemput mom untuk makan siang, mom saya tinggal di hotel untuk istirahat. DAri Hotel kita memesan taxi k daerah Jln Kuta (Legian sd Kuta +/- Rp 15,000.-), sambil mencari tempat makan yg terlihat enak. Dan akhirnya kita terdampar di KFC !! (haha kok bisa?) ——–> tebak sendiri deh :) xixixixixxi

Setelah makan kita berjalan menuju Pantai Kuta, sebenarnya kita memilih untuk menikmati sunset di pantai Kuta di hari terakhir ini, tapi ampuuuuuun yg namanya pedagang, tukang pijat, tukang tato datang silih berganti mencari korban. Akhirnya mom menyerah untuk di pijat dgn harga Rp. 20,000.- (yg ternyata pijatannya malah bikin sakit, my mom sih bilangnya pijatanku lebih mantap dari pada si mbo itu), dan akyu? mencoba temporary tato dari seorang bapak yg bernama pak nyoman sehraga Rp. 30,000.- modelnya rajah tangan gitu, kereeeeeeeeeeeeen

(harga tersebut tentunya dgn menawar keras jg sebelumnya hehehehe)

Di Kuta saya bertemu Santi, serombongan anak dari Jakarta, tuker2 cerita ternyata mereka lebih beruntung, mulai dari hotel, makan, tour, mereka dapet rate yg lebih murah tp bisa jadi karena mereka rombongannya banyakan, But apapun itu Alhamdulilah sama apa yg dah kudapat sampai dgn hari ini, yah namnya jg di negeri orang apalagi buat kali pertama, dah melewati 5 hari dgn bahagia pun saya dah bersyukur banget, Alhamdullilah ya Allah, I found lot of fun here !!

Dgn anak2 ini, kita pergi k jogger walaupun toko Jogernya sdh tutup dari jam 5 sore, di depannya ada toko yg menjual oleh-oleh makanan khas bali, sperti manisan salak, dodol buah2an, kacang bali. Di dekat tempat ini sebenarnya ada penjual nasi yg terkenal, yg sempat masuk prog wisata kuliner pak bondan, nasi pedas namnya, tpi… hehehe berhubung penyajiannya dgn menggunakan tangan my mom agak anti sm cara begini, so kita memilih berpisah dgn teman2 baru saya ini, dan mencoba bebek goreng dan soto madura yang nggak jauh dari tempat ini.

——————–

5th day (selasa 13 Mei 2008)

Kita pulang di pagi hari jam 8.00, sebernya sih sayang juga pulangnya di pagi hari tpi tak apalah saya lebih memikirkan mom yg jgn sampe terlalu cape.

Kepulangan kita di antar dgn hujan deraas, menurut orang Bali, ini adalah hujan yg paling deras selama beberapa bulan terkhir, cos Bali memang jarang sekali hujan.

We have a lot of fun in Bali, dan saya bertekad satu saat saya pasti akan kembali lagi ke tempat ini, benar yg orang2 bilang kalau sekali datang ke Bali pasti ingin kembali lagi kesini.

Selama di Bali ini kita memang lebih byk menghabiskan waktu di daerah pegunungan, mengunjungi pura2 bukan menghabiskan waktu dgn berjemur di pantai yg lebih ramai dan kesimpulan dari semuanya adalah Bali id the best palce for vacation!!!, ada sesuatu hal yg tidak dapat saya terangkan yg membuat kita betah dan selalu ingin kembali lagi ke Bali.

Good Bye Bali. I’ll promise you that i’ll be back someday !!

Ps . Terima kasih Bli Made, Dewa, Agung yg sudah ngebantu bikin liburanku ini Perfect !!

Posted in Melukis langit... | 8 Comments »