Sayap – sayap patah…

Kucoba kembangkan sayap patahku, tuk terbang tinggi lagi diangkasa… Melayang melukis langit, merangkai awan-awan mendung (Sayap patah, Dewa 19)

Archive for June, 2008

Tentang “berubah”…

Posted by qultie on June 30, 2008

Pagi ini, 2 buah comments dari seorang sahabat mampir di blog ini, ada satu hal yang kemudian membuat saya ingin membahas salah satu hal ini yang dia sampaikan, tentang “berubah”…

saya kutip sedikit dari comment-nya :

“belum tentu dear, orang yang kita anggap almost perfect itu mmg begitu adanya…mungkin akan ada beberapa sifat asli yang mulai kelihatan dan membuat kita mengeluh…kenapa dia ga sama kayak dulu yaaaaa…..
kemungkinan yg paling buruk adalah pada saat dia tidak lagi mencintai, menghargai, dan menghormati kita, masih mending klu cuman itu, gimana klu dia melukai perasaan kita?”

well, memang tidak akan ada yang pernah tahu sifat orang akan seperti apa nantinya, begitupun dgn prinsip hidup…

ada satu hal yang pernah saya lihat langsung, seorang kawan yang dulunya sangat menentang suatu hal yang menurut dia adalah prinsip hidup yang tidak akan mungkin dia rubah…

hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, 8 tahun tepatnya dari saat kami bercerita soal itu dan saya bertemu kembali dengannya, banyak hal yang berubah dari dia, kehidupan, perkawinan, perjuangan… tapi ada satu hal yang saya sayangkan, apa yg dulu dia pegang sbg prinsip hidup, hilang sudah…

saya tanya, what’s goin’ on with your life?

and he answer, “inilah hidup adik kecil, kita nggak akan pernah tahu apa yang terjadi dalam hidup kita, perjalanan hidup, keadaan, lingkungan yang membuat kita harus memutuskan sesuatu, yang kemudian membuat kita melakukan sesuatu hal yang tidak mau ktia lakukan, menghianati keyakinan dan prinsip hidup kita, untuk menjalankan hidup. semua itu pilihan eL, asal tahu saja, apa yang sudah kita pilih akan kita jalankan dgn semua konsekuensinya, karena kalaupun kamu salah, kamu nggak akan pernah bisa membalik kehidupan kamu di masa lampau…”

Well, apakah hal ini bisa disamakan dgn hati? hati yang kemudian bisa berubah?

hal seperti ini memang akan sangat sulit untuk ditarik kesimpulannya, karena semua berpulang pada pribadi masing-masing, apa yg dicari, apa yang diyakini…

untuk saya lebih k arah ke-imanan diri, apapun itu hal yang membuat diri kita berubah, selama kita tau tujuannya adalah untuk mencapai ke-ridhoan Allah, kenapa tidak? toh kita juga harus tahu semua hal yang kita pilih, yang kita jalankan pasti ada konsekuensinya, better or worse…

Dan hidup bukan sekedar mencari kepuasan di Dunia melainkan menjalankan tujuan hidup yg lebih hakiki, yaitu akherat…

Wallahu ‘alam bi shawab…

Posted in Melukis langit... | 2 Comments »

Tentang hari ini…..

Posted by qultie on June 26, 2008

Hari ini 1 menit berjalan 120 detik lebih lambat dari yang seharusnya, tapi banyak hal yang saya dapat sepanjang hari ini…

dimulai dari perbincangan dini hari dgn beberapa teman dari negeri tetangga, yang membuat saya lebih “ngeh” bahwa apa yg selalu saya pikirkan mengenai sesuatu “hal” memang benar…

dilanjutkan dengan pertemuan saya dengan seorang ibu di bis, yg dimulai dengan perkenalan lucu soal parfum yang saya pakai hingga akhirnya dia memberikan saya wejangan dan doa yang nggak pernah saya sangka akan terucap dari orang yg baru 2 menit saya kenal…

dilanjutkan lagi dgn perselisihan kecil pada saat makan siang antara saya dan “dia” yg mengingatkan saya bahwa sebenarnya saya sangat beruntung, tapi saya kurang menyadari hal ini… ntah lah, mungkin karena perjalanan hidup yang selama ini saya jalankan yang kemudian merubah kepribadian dan keyakinan-keyakinan saya seperti sekrang ini, But apapun itu… Saya berterima kasih to “dia” yang membuat semua hal menjadi terbuka…

*Semoga kita memang dapat menjalani keadaan ini dengan baik, dan semoga Allah merestui semua yang kita sedang jalankan, and I promise one thing : akan saya buktikan bahwa saya bisa menjalankan apa yang saya yakini benar dan terbaik buat hidup saya, you’ll see that!

Hari diakhiri dengan sedikit omelan dari baginda ratu karena saya pulang pagi (ha ha ha), dan semua keletihan hari ini diakhiri dengan ciuman jauh dari “dia” hiks… How I miss you so much dear T-T

Apapun yang terjadi hari ini, Alhamdulilah ya Allah atas semua hal yg kau berikan padaku, apapun itu… saya akan selalu menganggap ini adalah anugrah terindah yang selalu engkau berikan kepada saya….

Ps.

Sedikit pesan dari seorang sahabat…

“Bila Allah cepat makbulkan Doamu, Maka DIA Menyayangimu, Bila DIA Lambat Makbulkan doamu, Maka DIA Ingin Mengujimu, Bila DIA Tidak Makbulkan Doamu, Maka Dia Merancang Sesuatu Yang lebih Baik Untukmu. Oleh itu, Sentiasalah Bersangka Baik Pada ALLAH Dalam Apa Jua Keadaan Pun… Kerana Kasih sayang ALLAH Itu Mendahului KemurkaanNya…”

I love my life, and I wont let my life useless

Medio June, 2008

Posted in Melukis langit... | 2 Comments »

Tentang percakapan dgn seorang sahabat….

Posted by qultie on June 25, 2008

Abi – Kemang (6/24/2008 9:26:30 AM): Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Abi – Kemang (6/24/2008 9:26:32 AM): Teh

Qultie (6/24/2008 9:26:39 AM): wa’alaikum salaaaaam abiiiiii…. kemana aja….

Abi – Kemang (6/24/2008 9:26:48 AM): kangan nih abi

Abi – Kemang (6/24/2008 9:26:52 AM): kemana saja teh

Qultie (6/24/2008 9:26:54 AM): lt byk ingin cerita sm abi

Qultie (6/24/2008 9:27:05 AM): abi yg kemana aja

Abi – Kemang (6/24/2008 9:27:12 AM): boleh silahkan teh, abi kangen berat nih sama teteh

Qultie (6/24/2008 9:27:18 AM): heheheheh, mangnya abi nggak sibuk?

Abi – Kemang (6/24/2008 9:27:24 AM): kapan bisa ketemuan,,,,,hehehhhe

Qultie (6/24/2008 9:27:29 AM): abi tau aja nih aq lg binung

Abi – Kemang (6/24/2008 9:27:29 AM): enggak

Abi – Kemang (6/24/2008 9:27:35 AM): hehhehhe

Qultie (6/24/2008 9:27:42 AM): iya bi…. pengennya ketemuan ya. tpi sm sm sibuk, dan dah nggak ada jadwal k kantor kemang… kyk pejabat aja kita sok sibuk xixixixix

Abi – Kemang (6/24/2008 9:28:25 AM): hehhehhe, bagaimana kabar teteh, damang?

Qultie (6/24/2008 9:28:39 AM): ana bikhoir sukron, abi gmana?

Abi – Kemang (6/24/2008 9:29:03 AM): bikhoir alhamdulillah, apa yang bisa abi bantu teh?

Qultie (6/24/2008 9:29:38 AM): bi, lt ada mau nanya sm abi… menurut abi, pernikahan siri itu gmaana?

Abi – Kemang (6/24/2008 9:30:33 AM): wah jangan tuh,,,,, nanti bisa gigi rusak pake sirih,,,,,kaya nenek – nenek aja, makan sirih

Qultie (6/24/2008 9:31:04 AM): abi seriusaaan

Abi – Kemang (6/24/2008 9:31:09 AM): hehehhe, baik…

Abi – Kemang (6/24/2008 9:32:33 AM): Bismillahirrohmanirrohiim,Adanya pergeseran pandangan tentang pernikahan sirih atau pernikahan agama yaitu identik dengan pernikahan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. sudah jelah pandangan ini sangat salah.pernikahaan adalah suatu hal yang sangat sakral. sedikit saja ada niat jelek dibalik sebuah penikahaan sudah sangat jelas pernikahan tersebut hukumnya HARAM.keutuhan sebuah pernikahan bukan dilihat dari apakah mereka sudah punya surat nikah dari KUA atau pernikahan mereka sudah diakui negara. tapi selama pernikahan mereka sah menurut islam dan mereka tahu aturan main dalam pernikahan menurut islam, tahu/faham hak dan kewajiban seorang suami dan tahu/faham hak dan kewajiban seorang istri insyaAllah pernikahan mereka akan lancar sampai akhir hayat mereka.wallahu’alam bishshowaab.

Abi – Kemang (6/24/2008 9:33:29 AM): tapi dalam pernikahan siri ini banyak sekali wanita yang menjadi korban, karena banyak sekali lelaki yang tidak bertanggung jawab

Qultie (6/24/2008 9:33:56 AM): iya bi, klo’ dah begitu nantinya gmana?

Abi – Kemang (6/24/2008 9:34:24 AM): Nikah siri itu nikah agama tanpa datang ke KUA (Departemen Agama)KAlo menurut saya yang penting dalam nikah itu niat kedua mempelai. Bukan KUA-nya. Kalaupun ada buku KUA tapi kalo hati salah satu pasangannya tidak baik siapa yang mau menghalangi kejahatan?Gampang saja. Karena niatnya jelek (kalaupun ada buku KUA) tinggalkan saja istrinya, siapa yang mau ngehukum?………?Tapi kalo niatnya karena Allah. Ingin menjalankan perintah Allah, dan takut dengan Allah. (tanpa KUA-pun) suami tetap sayang. Karena dia sadar Allah maha melihat dan siksa bila meninggalkan kewajibab pada istrinya. gitu loh…………….

Qultie (6/24/2008 9:34:55 AM): kalau niatnya seperti yg abi bilang, dan mereka sudah tau tth hukum allah itu, sdh sadar dr awal, sehingga sdh memperispkan semuanya, apa masih harus ragu sm kawin siri itu? trus tpi nanti klo’ anaknya gmana?

Qultie (6/24/2008 9:36:07 AM): sempet ada pembicaraan, klo’ pun ada kejadian nantinya yg dikhawatirkan oleh negara, misalnya perpisahan yg menyebabkan sengketa anntinya, itu sudah dipersiapkan sebelumnya, kalaupun yg dikawatirkan negara terjadi… mereka, istrinya terutama.. sudah dpersiapkan di awal

Abi – Kemang (6/24/2008 9:36:37 AM): kasihan anaknya, tapi kalo suaminya soleh, tahu agama, Insya Allah mendapatkan hak waris, dan pemeliharaan yang baik, tapi kalo tidak baik, di tinggal begitu aje merana deh tuh ibunya sama anaknya

Qultie (6/24/2008 9:37:22 AM): nah itu dia… misanlya, sm suaminya sdh di persipakan terlebih dahulu semuanya, untuk istri, untuk anak… apa masih harus khawatir soal kawin siri ini? abi ngerti maksud lt kan?

Abi – Kemang (6/24/2008 9:38:20 AM): betul, karena biasanya lelaki melakukan kawin siri karena ada hal lain, kenapa mesti kawin siri kenapa tidak kawin resmi, biasanya mereka yangsudah punya isti dan takut ketahuan dengan istrinya kenapa tidak melakuakn saja poligami, sehingga akan betul – betul mantap

Abi – Kemang (6/24/2008 9:40:11 AM): ada pesan dari salah satu ustad, coba teh qultie baca-ya

Abi – Kemang (6/24/2008 9:40:18 AM): ikah siri…kalo menurut saya sich sah-sah aja, kalo di lihat dari segi agama.namun tunggu dulu…hal itu bukan berarti saya setuju dengan nikah siri…lagian kalo memang niat nikah kenapa harus pake siri segalah sich???knapa ga langsung sekalian dicatatkan di KAU??karena nikah siri itu tidak punya kekuatan hukum sama sekali…kalau saja pihak laki2 punya niat buruk bagaimana?? dia tinggal lari aja toh pihak perempuan juga tidak bisa menuntut apa2, karena tidak ada bukti otentik yang dikuatkan oleh hukum kalau dia sudah menikah.bukan hanya itu anak-anak yang lahir dari pernikahan itu… tidak bisa menuntut hak-haknya. waris misalnya, dia tidak akan bisa menuntut.jadi kalo niat nikah ya sekalian aja!!emang apa susahnya sich??demi ketentraman dan kenyamanan masing2 toh!!bukankah menikah agar hidup lebih tenang bukannya jadi kuatir dan sebagainya…

Abi – Kemang (6/24/2008 9:40:40 AM): pesan abi, serahkan semuanya urusan pada Allah

Qultie (6/24/2008 9:41:00 AM): iya… itu yg terpikir sm lt

Abi – Kemang (6/24/2008 9:41:07 AM): kalo memang sudah mantap, baik dan buruknya tinggal berserah diri kepada Allah, ( Sabar, Ikhlas dan Ridho)

Qultie (6/24/2008 9:41:11 AM): tpi kasus yg ini begini bi, ini menurut yg punya kasus ya bi, pernikahan yg ditulis oleh negara itu sebernya untuk melindungi hak2 istri dan anak apabila terjadi kejadian yg tidak diinginkan di kemudian hari, seperti, harta waris dll

Abi – Kemang (6/24/2008 9:42:31 AM): betul

Qultie (6/24/2008 9:42:47 AM): nah sekrang, kalau…perempuan itu dah disiapkan semuanya… penghidupan dia, masa depan dia, smpai urusan untuk anaknya, kemudian dilakukan kawin siri, apa bedanya? toh kalaupun terjadi hal yg tdk diingikan nantinya, hak2 istri dan ank sudah terpenuhi, sehingga, untuk pembagian hartapun… tidak perlu urusn negara untuk ikut campur, karena sudah diatur di awal pernikahn, gmana menurut abi?

Qultie (6/24/2008 9:45:27 AM): mmg orang ini terlihat benar2 mempersiapkan semuanya untuk calonnya ini, bukan hanya materi, semua dipenuhi di awal, kalaupun, kejadian buruk terjadi, si istripun dah siap, Abi ngerti cerita lt kan?

Abi – Kemang (6/24/2008 9:48:07 AM): baik, kalo memang itu sudah semuanya, berarti sudah dipersiapkan, nah artinya tidak ada yang dikwatirkan, apalagi kalo begitu

Qultie (6/24/2008 9:48:34 AM): kalau begitu tidak ada yg perlu di kawatirkan? tpi status anak gmana bi?

Abi – Kemang (6/24/2008 9:48:52 AM): status anak sah

Qultie (6/24/2008 9:49:06 AM): lt liat… dimata negara ttp nggak diakui sah

Abi – Kemang (6/24/2008 9:49:30 AM): kan nikah menurut agama sah, tinggal di buatkan saja aktenya

Abi – Kemang (6/24/2008 9:50:35 AM): itu dia, atau bisa juga setelah menikah siri dan ingin diakui negara buat saja surat nikah,,, ke KUA,,,, sehingga status anak sah

Qultie (6/24/2008 9:58:14 AM): iya sih bi, itu bisa meyusul, tpi klo’ begitu, kenapa harus kawin siri? kenapa nggak dari awal semua di buat?

Abi – Kemang (6/24/2008 9:58:46 AM): kembali lagi pada pribadinya masing – masing

Abi – Kemang (6/24/2008 9:59:15 AM): afwan ya ukhti,,,, boleh abi tahu, ini untuk siapa ya

Qultie (6/24/2008 10:04:03 AM): mmmmm, nanti klo’ ada waktu dan lt k kemang, lt akan cerita k abi, lt jg masih perlu byk bantuan saran dari abi… apalagi dgn pengtahuan agama lt yg masih kurang banget, lt cm takut salah mentukan pilihan bi

Abi – Kemang (6/24/2008 10:58:15 AM): baik,,,,,berserah dirilah kita kepada ALlah, dan senantiasa memohon petunjuknya, jadikan sholat dan sabar sebagai jalan keluar dari permasalahan yang kita hadapi.

Abi – Kemang (6/24/2008 10:58:31 AM): semoga ALlah membeirkan jalan keluar bagi kesulitan yang kita alami

Qultie (6/24/2008 10:58:41 AM): iya bi, makasih… lt jg masih mencari2 apa yg harus di perbuat…. kalau mau yakin pastilah harus berserah sm Allah, tpi wajar kan bi, sifat masnusia sedikit takut

Abi – Kemang (6/24/2008 11:04:00 AM): betul

Qultie (6/24/2008 11:04:29 AM): apalagi jaman sekrang byk hal yg diliat yg nggak semestinya

Abi – Kemang (6/24/2008 11:04:42 AM): betul,

****** Hey you, what are you talking about? Ha ha ha ha, au ah elaaaaaaaaaaaaaaaaaaap dan yg baca jgn langsung berhiperbola ya mikirnya”

Posted in Melukis langit... | 3 Comments »

Tentang perempuan Bandung

Posted by qultie on June 17, 2008

Tulisan ini saya tulis hasil dari blog walking yg saya temui mengenai perempuan Bandung dan bernada kurang menyenangkan, kurang lebih 12 tahun hidup di Bandung sudah pasti saya byk belajar soal tradisi dan kebiasaan kehidupan “orang sunda”, perempuannya terutama.

Sebernarnya tidak ada yg special dari perempuan bandung ini, sama saja dgn perempuan-perempuan lainnya. Tapi saya akui dari segi fisik mmg mereka mempunyai ciri fisik yg lebih dari tempat yg lain, badan kecil, rambut panjang, hitam, kulit putih, hidung mancung sampai badan yg super tipis, konon… tipe seperti inilah yg jadi favorite lelaki di luar sana (iyakah? ^-^)

Tapi yg sering membuat saya sedikit jengah adalah cap yg diberikan oleh orang luar Bandung mengenai para perempuan Bandung ini yaitu konsumtif, cuma bisa bersolek, dan matre.

Well saya juga tidak bisa menyalahkan pendapat ini berkembang dan menjadi cap buat perempuan Bandung, apalagi buat orang-orang yg pernah tinggal disini, bisa jadi setuju dgn pendapat ini.

Tapi pernahkah terpikir, perempuan Bandung itu bersikap seperti ini karena mmg kesempatan yg ada seperti itu?

soal konsumtif, saya teringat kawan saya yg waktu itu datang dari Medan, tercengang-cengang melihat Jam tangan G-shock tiruan (yg 90% mirip dgn aslinya) dijual dgn harga 30 ribu di emperan, padahal waktu itu harga jam tangan itu masih di bandrol 400 ribu di toko dan baru seminggu launching.

pernah nggak terpikir, seorang perepuan Bandung yg nampak konsumtif, sebenarya tidak.

Anggaplah, 2 orang perempuan yg satu tinggal di Bandung dan yg lainnya di Medan, sama2 mempunyai gaji 500 ribu, di Medan untuk bergaya (anggaplah gaya dgn sebuah jam tangan G-shock) harus merogoh 1/2 dari gaji yg dia dapat? tapi di Bandung? cm dgn sepersekian kecil gajinya dia bisa dapat 1 buah jam tangan G-shock yg 90% nampak seperti asli? dgn membeli 4 buah jam tangan yg bisa dipakai bergantian setiap minggupun tetap terhitung lebih irit dari pada membeli dgn yg asli…

Memang klo’ mengingat prinsip ke-aslian pastilah lebih baik memilih yg asli, tpi untuk perempuan (sebagian perempuan nih) yg penting nampak Gaya.. sudah cukup ^-^ he he

*apakah masih bisa dibilang perempuan Bandung itu konsumtif?

Perempuan Bandung pesolek, hem… jgn salahkan mereka kalau kulit yg mereka punya putih, mulus dan bersih.. karena udara di Bandung sangat lah mendukung… coba bandingkan dgn Jakarta, 10 menit menempelkan bedak dijamin langsung luntur dan nampak kucel… di Bandung? Bedak yg di pakai di Pagi hari smpai dgn Sore hari nggak akan terlihat pudar dan akan tetap terjaga.

*heeeeeee…..masih kah mereka dibilang tukang bersolek??

Soal Matre, saya tidak setuju kalau matre di identikan dgn ciri dari 1 suku…. Well, jujur untuk jaman sekrang, apakah masih ada orang yg mau hidup susah? saya kira nggak ada orang yg mau hidup susah, ngak usah perempuan, lelaki pun nggak ada yg mau hidup susah… dan saya pikir matre itu relatif, begitu jg dgn para lelaki diluar sana, kalau tidak sanggup menghidupi perepuan yg anda incar, silahkan pilih yg lain yg lebih sesuai dgn kemampuan anda, mmg sih yg namanya jodoh, rejeki dah ada yg ngatur, tpi…. silahkan melihat kemampuan terlebih dahulu, anda sanggup? apa lagi yg dipikir, grab it!! dan kalau tidak sanggup, jgn menyalahkan ataupun sampai terlontar bahwa perepuan Bandung itu Matre.

Well, even saya baru 12 tahun hidup disini… dan 1/2 dari darah saya mengalir darah sunda… saya tidak dapat melepaskan image yg sudah di cap orang2 diluar sana mengenai perempuan Bandung.. susah mmg melepaskan image yg sudah tertanam luas.

Posted in Melukis langit... | 2 Comments »

Tentang sekolah lagi

Posted by qultie on June 16, 2008

Mimpi jadi kenyataan, kalau rencana ini terwujud !!

2 minggu yg lalu, bicara panjang lebar dgn salah seorang “sahabat”, cerita soal masa depan, dan tercetus lah cerita bout mimpi yg nampaknya jauh sekali bisa terwujud..

Cita2 untuk melanjutkan sekolah yg sudah saya kubur lama seiring dengan perjalan hidup yg nampak begitu compilcated (saya bilang nampak karena sebenarnya tidak ^-^)

Dan dari pembicaraan itu, keinginan ini terus berputar di kepala saya… di tambah dgn support yg diberikan oleh sahabat saya yg memungkinkan saya untuk mewujudkan mimpi ini, syaratnya cuma 1 saya harus benar2 sanggup menempuh 2 tahun perkuliahan ini dgn serius, dan tidak akan mengecewakan dirinya.

Sedikit rasa ragu menganggu saya, sanggupkah menjawab tantangan ini? tpi apapun itu, ini adalah kesempatan emas, impian saya!! dan sangat bodohlah saya kalau saya mundur sebelum berjuang..

Ada 3 hal yg menarik perhatian saya : jenjang MBA-ITB, MAKSI-UNPAD dan MM-UNPAD.

sampai sekrang pun saya masih mengulik ke-3 program tersebut agar saya tidak salah pilih kelak, kurang lebih ini informasi yg saya peroleh dari beberapa teman.

1. MBA-ITB, klo’ di Indonesia MBA ini bisa dibilang MM-nya Indonesia hanya saja lebih diakui di Luar negri, isi mata kuliahnya pun klo’ lihat dari silabus-nya kurang lebih mirip dgn MM, hanya saja pengantar perkuliahan sudah pasti menggunakan Bahasa Inggris, Ujian masuknya pun bukan TPA dan TOEFL melainkan GMAT dan TOEFL, dan mata kuliahnya akan lebih berbasis Internasional.

Saya sudah mencari infomasi soal kuliah ini di ITB, pendaftaran selanjutnya akan mulai di buka sekitar bulan September 2008, sebenarnya periode sekarangpun sudah ada, terkhir di bulan Juni 08 ini, tpi kalau saya ambil sekarang, walalupun saya tidak meragukan kemampuan TOEFL saya (sdh pernah ikut ujian sebelumnya), tpi untuk GMAT saya sama sekali belum pernah melihat rupanya..

saya berpikir kalupun ini adalah pilihan saya setidaknya 3 bulan ini cukup buat saya untuk mempersiapkan semuanya.

2. MAKSI-UNPAD, program ini pun sangat menarik perhatian saya, apalagi berhubungan dgn pekerjaan saya sekarang di Accounting & Finance… tapi ntah kenapa, saya kok nggak pede ya? kawan saya sampai bilang “kok aneh,kamu sebagai Kordinator Accounting & Finance di perusahaan tempat kamu berkerja kok malah nggak pede sama pekerjaanmu”.

Well jujur, saya agak kurang menyukai pekerjaan saya ini, tetapi saya orangnya mmg selalu menjalankan apa yg saya terima sekarang dgn kemampuan terbaik yg saya punya, tapi yg saya rasa pekerjaan ini terlalu statis buat saya, terlalu monoton (maaf kalau saya salah), saya lebih menyukai pekerjaan yg dinamis, bekerja dan bersosialisisi dgn orang banyak.

Sebelum bekerja disini saya sempat memegang bagian Eksport-Import untuk sebuah perusahaan keramik selama 2 tahun lebih, and I love my job so much!! kalau akhirnya saya kembali k Accounting & Finance sekrang ini, ceritanya cukup panjang. [T-T]

3. MM-UNPAD, Hem… nampaknya saya harus melupakan program ini, karena sudah pasti jauh dari prog MBA.

Saya masih berpikir sebenarnya sampai dgn saat ini, antara MAKSI dan MBA tapi nampaknya melanjutkan k jenjang MBA lah yg akan saya ambil…

dan yg saya lakukan sekrang adalah?

1. hari ini saya memulai kursus TOEFL Preparation di TBI, tidak ada salahnya kan saya me-refresh Pelajaran Bahasa Inggris saya.

2. Mencari tahu about GMAT, dan ternyata… it’s quite difficult huh! [T-T] hiks, harus mengencangkan syaraf2 belajar selama 3 bulan ini.

*Trik menghadapi TOEFL dan GMAT disini

Doakan saya ya, agar keinginan ini bisa terwujud… Yang paling penting adalah saya lulus Ujian saringan masuknya dulu !! amiin amiin amiin

Ps.

Ya Allah, selalu berikan yg terbaik buat saya… apapun itu saya percaya pada takdir dan jalanmu…

dan saya akan tetap selalu melakukan yg terbaik atas apa yg kau berikan… Amiiin

Posted in Melukis langit... | 1 Comment »

Tentang Daun terbang karena angin bertiup atau karena pohon tidak memintanya untuk tinggal?

Posted by qultie on June 5, 2008

“Daun terbang karena angin bertiup atau karena pohon tidak memintanya untuk tinggal?”

Sudah baca cerita mereka kan? di postingan awal-awal?

Cerita ini bukan buatan saya, Saya dapat dari seorang teman and I love this story so much !!

hari ini di Fs, someone “Dee” namanya, memberikan sedikit jawaban soal mereka, and I love his comments bout it

Dee :
“Setiap tunas akan tumbuh dari yang hidup. Setiap daun pasti akan jatuh pada saatnya. Setiap angin juga akan bertiup jika saatnya datang. Manusia tumbuh dan menjadi tua, itu juga sudah pasti. Tapi tidak semua manusia ketika menjadi tua akan tumbuh dalam kedewasaannya. Maka ketika daun itu jatuh, jangan pernah membenci angin”
———————————————————————————

Me :

Daun tidak membenci angin, tapi bisakah Daun melupakan pohon?

Posted in Melukis langit... | 1 Comment »

Baby, Don’t You Break My Heart Slow

Posted by qultie on June 4, 2008

by Vonda Shepard

I like the way you wanted me, Every night for so long baby
I like the way you needed me, Every time things got rocky

I was believing in you, Am I mistaken do you say,
Do you say what you mean, I want our love to last forever

But I’d rather you be mean than love and lie, I’d rather hear the truth and have to say goodbye
I’d rather take a blow at least then I would know, But baby don’t you break my heart slow

I like the way you’d hold me, Every night for so long baby
And I like the way you’d say my name, In the middle of the night, While you were sleeping

I was believing in you, Was I mistaken
Do you mean, mean what you say, When you say our love could last forever

Well I’d rather you be mean than love and lie, I’d rather hear the truth and have to say goodbye
I’d rather take a blow at least then I would know, But baby don’t you break my heart slow

(Bridge)
You would run around and lead me on forever, While I wait at home thinking that we’re together
I wanted our love to last forever

Well I’d rather you be mean than love and lie, I’d rather hear the truth and have to say goodbye
I’d rather take a blow at least then I would know, But baby don’t you break my heart slow

Posted in Melukis langit... | Leave a Comment »

uuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh….

Posted by qultie on June 3, 2008

kerjaan ku berantakan sore iniiiiiiiiiii………………..

cuma karena salaaaaaah pencet tut keyboard :(

hiks, saya ceroboh, nggak fokus, nggak konsentrasi…

Duh Gusti…. kenapa saya nggak bisa berubah, cm karena satu hal kecil yg datang sore ini semua suasana hati, semua pikiran jadi terganggu…. memang aliran syarafku nggak pernah bisa lurus nampaknya….

Posted in Melukis langit... | Leave a Comment »

Tentang sore ini….

Posted by qultie on June 3, 2008

Kamu….

semudah itu ya, mempermainkan hati?

segampang itu ya, bertingkah seolah tak ada apa-apa?

seringan itu ya, tertawa tanpa ada beban?

Aku…

kalaulah yg terbaik adalah pergi, kenapa harus kembali?

kalaulah yang terbaik adalah menyingkir, kenapa harus mendekat?

kalaulah yang terbaik adalah hilang, kenapa harus menampakan diri?

Hatiku bukan baja, hatiku bukan batu

aq lupa…. kamu nggak pernah merasakan semua, atau malah kau tidak pernah mau tau…

Ps.

buat kamu yg berani menampakan diri tanpa perasaan….

Posted in Melukis langit... | Leave a Comment »